Kursus Forex
advert 2
advert 3

Beribadah Yoook !!!

Saling Sapa


ShoutMix chat widget



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday35
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week314
mod_vvisit_counterLast week871
mod_vvisit_counterThis month636
mod_vvisit_counterLast month3879
mod_vvisit_counterAll days47555

We have: 2 guests, 1 bots online
Your IP: 38.107.191.99
 , 
Today: Sep 06, 2010

Tentang Site

 

 

 

AR perlu PR
Written by deya kusuma   
Monday, 26 April 2010 10:25

Jumat 23 April 2010 senior saya tanya ke AR di kpp madya smg.

Senior : Bu mau tanya, itu faktur pajak pada nama yang bertanda tangan, apakah ditulis namanya saja atau lengkap dengan jabatannya ?

AR : bapak pegang per-13 gak ?

Senior : iya bu

AR : nah disitu tuh ada semua, silahkan dibaca.

Senior : !@#$$^^&& (bingung).

Pelajaran yang bisa diambil.

Wajib pajak seharusnya diibaratkan raja, karena akan membayar. Sudah sepantasnya diperlakukan dengan sangat-sangat baik. Karena 70% apbn, diperoleh dari pajak lho.

Dari kasus diatas, senior sudah mempelajari apa yang dinamakan per-13, dan dia mungkin masih ragu/tak tahu, sehingga bertanya ke AR (Account Representative/Customer Service)-nya.

 

Senior berharap jawabannya adalah ‘PAKAI JABATAN’ atau ‘TIDAK’.

Senior menempatkan AR adalah orang yang serba bisa serba tahu tentang perpajakan. Dan akan memberikan solusi terbaik dan tercepat bagi apa yang jadi pertanyaannya.

Tapi, yang terjadi adalah seperti diatas.

Apa tidak seharusnya seorang AR tuh melayani wp dengan ramah dan baik, serta memberikan solusi jitu bagi permasalahan wp. Sebab, wp mau bayar pajak lho, sehingga sudah seharusnya mendapat pelayanan yang baik, cepat, akurat, dan tak lupa RAMAH.

Kalau hanya memberikan solusi “SILAHKAN LIHAT DAN BACA DIBUKU !”,wahh.. trus apa kerja AR kalau begitu.

Jadi, jangan salahkan kalau ada yang berfikiran, jangan-jangan bersikap begitu karena sekarang ‘banyak mata’, sehingga mbak AR gak bisa ‘meng-GAYUS-kan’ diri.

Ke depan,sepertinya perlu deh, para AR tuh diberi pelatihan gimana caranya melayani wajib pajak dengan baik. Perlu kursus PR kayaknya, Public Relation.

Comments (0)
 

Link Bisnis

 

 

 

 

 

 

 

Track Kunjungan

free counters